
Dapatkan informasi dan insight terbaru seputar ekosistem Assemblr, teknologi imersif, dan industri EdTech dalam satu tempat.
Beberapa ide terbaik justru lahir dari obrolan paling sederhana. Bagi Bu Siti Noviati, guru mata pelajaran Geografi, Ekonomi, Sosiologi, dan Antropologi di SMA Islam Al-Azhar 35 Cilacap, obrolan itu terjadi di ruang kelasnya sendiri dan akhirnya mengantarkan murid-muridnya meraih Medali Emas di kompetisi internasional.
Bu Novia pertama kali mengenal Assemblr EDU dari seorang teman sesama guru yang juga aktif sebagai konten kreator pendidikan. Tertarik, ia mulai mengeksplorasi platform ini sejak 2024 dan mulai mengembangkan media pembelajaran berbasis AR untuk kelas-kelasnya.
Respons murid-muridnya langsung terasa. Materi jadi lebih mudah dipahami, lebih mudah diakses, dan berkat kombinasi visual dan audio dari AR, suasana belajar pun jadi jauh lebih menyenangkan. Melihat perubahan ini, muncul sebuah ide: bagaimana jika teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih besar dari sekadar satu materi pelajaran?
Bu Novia membawa idenya langsung ke murid-muridnya. Bersama-sama, mereka mengadakan diskusi santai tentang berbagai persoalan yang sedang terjadi di sekitar mereka. Ada satu tema yang terus muncul: generasi muda mulai melupakan kearifan lokal dan budaya di wilayah mereka sendiri.
Murid-muridnya langsung mendukung. Mereka yakin Assemblr EDU bisa membantu mereka membangun sesuatu yang bermakna, sebuah alat peraga kebudayaan berbasis AR yang bisa membuat warisan lokal kembali menarik dan mudah diakses.
Dari sana, proyek ini berkembang melalui beberapa tahap: menganalisis kebutuhan masyarakat, mengembangkan alat peraga, mengimplementasikannya dengan Assemblr EDU, mengumpulkan evaluasi dari masyarakat sekitar, hingga validasi dari para ahli baik dari sisi konten maupun media. Tim ini bahkan mendaftarkan karyanya melalui HAKI, memastikan hasil karya mereka legal dan resmi menjadi milik mereka.
.jpg)
Pendekatan Bu Novia dalam mengajarkan Assemblr EDU sangat sistematis. Ia memperkenalkan fitur-fitur platform satu per satu kepada murid-muridnya, dimulai dari apa fungsi masing-masing fitur, dan bagaimana cara menggunakannya sebelum membimbing mereka memanfaatkan fitur-fitur tersebut ke dalam alat peraga yang sedang mereka kembangkan.
Prosesnya memang bertahap, tapi terstruktur. Saat proyek akhirnya siap, murid-muridnya bukan lagi sekadar pengguna Assemblr EDU, tetapi mereka sudah memahaminya cukup dalam untuk bisa menciptakan karyanya sendiri.
.jpg)
Tim binaan Bu Novia mengajukan alat peraga kebudayaan berbasis AR mereka ke Youth International Science Fair, dengan tujuan memperkenalkan hasil karya mereka ke masyarakat luas, baik nasional maupun internasional.
Tanggapan dewan juri sangat positif. Mereka melihat alat peraga ini sebagai sebuah inovasi yang mudah diakses, mudah dipahami, dan benar-benar bermanfaat untuk membantu masyarakat melestarikan budayanya sendiri. Hasilnya, mereka berhasil meraih medali emas di kompetisi internasional pertama yang mereka ikuti, juga pengalaman pertama mereka dikenal di tingkat internasional.
.jpg)
Bu Novia mendampingi murid-muridnya di setiap tahap, dari diskusi pertama di kelas, konsultasi dengan tenaga ahli, proses pendaftaran HAKI, hingga presentasi akhir di hadapan dewan juri.
"Ini adalah pencapaian yang sangat berarti, apalagi ini adalah pengalaman pertama anak-anak di ajang internasional," ungkapnya. "Sebagai guru yang mendampingi mereka sejak awal, saya merasa sangat bangga."
Ke depannya, Bu Novia berharap pengalaman ini bisa menjadi titik awal dari pencapaian-pencapaian lain yang lebih besar. Bagi murid-muridnya, ia berharap ini menjadi langkah pertama dari banyak karya selanjutnya, dengan Assemblr EDU terus menjadi alat yang mereka eksplorasi dan kembangkan.
Dewan juri pun memiliki harapan yang sama: agar alat peraga kebudayaan ini bisa dikembangkan lebih lanjut dan menjangkau masyarakat yang lebih luas, membantu lebih banyak orang terhubung kembali dengan budaya di sekitar mereka.
Punya pengalaman menarik tentang penggunaan Assemblr EDU di kelas? Ceritakan ke kami lewat DM instagram ya, siapa tahu kisahmu jadi yang berikutnya!
Assemblr Pte Ltd
Jl. Ir. H.Juanda no. 477A Blok D
336 Smith Street 05-301
Pusat Jembatan Baru, Singapura. 050336
+62 (22) 2046 3080
Hubungi Kami